PT Penta Jaya Pergerakan Motor sebagai distributor sah KTM di Tanah Air akui siap mewujudkan perakitan produknya dengan lokal.
Walau awalnya alami masalah tentang perizinan , pabrik perakitan yang ada di wilayah Gresik, Jawa Timur itu siap bekerja akhir tahun ini.
Hal inipun dikatakan Presiden Direktur PT PJLM, Kristianto Gunadi waktu didapati wartawan di kantor pusat PT PJLM, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
“Masalah pabrik, sekarang telah dalam step final. Jadi perizinan akan selekasnya usai. Kami finalisasi di minggu ini,” kata Kris. Siap lakukan produksi mulai Oktober, motor yang akan dibuat adalah type KTM 400cc ke bawah yang di jual di Indonesia.
“Bulan Oktober telah mulai. Kemampuan produksinya lumayan besar, dapat sampai 100-150 unit /hari. Tetapi kami masih cocokkan dengan keperluan,” katanya.
Waktu disingung apa ada gagasan PJLM untuk lakukan export motor ke sejumlah negara tetangga, Kris memperjelas hal itu belum ke arah sana.
Hal tersebut karena pabrik KTM ada di sejumlah negara Asia, seperti Malaysia.
“Sekarang belum gagasan export, sebab KTM manufacturing punyai base di sejumlah daerah. Jadi di Malaysia ada, Filipina , serta China. Jadi sesaat untuk pasar lokal,” papar Kris.
Export
Sesudah mengenalkan variasi big bike di Minggu Raya Jakarta (PRJ) 2019, PT Penta Jaya Pergerakan Motor (PT PJLM) sebagai distributor sah KTM siap lengkapi jaringan servisnya dengan peralatan hebat.
Mengambil global policy KTM Austria, ada diagnostic tool XC-2 berbasiskan cloud KTM yang terpadu dengan online dengan headquarters KTM di Austria.
Adalah diagnostic tool hebat, XC-2 Tool KTM berperan jadi alat analisis malfunction atau masalah, dan dapat sesuai dengan ciri-ciri pengendara.
Terpadu dengan online dengan KTM Austria, pengendara akan memperoleh service, seperti terdapatnya up-date info tehnis (Tl), up-date software, dan installation optional asesoris yang terkait dengan software.
KTM XC-2 Tools mempermudah mekanik waktu lakukan servis, sebab permasalahan bisa dideteksi dengan tepat hingga berlangsungnya error benar-benar diminimalkan.
Jadi versus up-date paling baru dimana awalnya memakai XC-1, akses XC-2 cuma dapat di pakai di jaringan official KTM sah serta dipilih oleh KTM Austria lewat distributor sah.
Sekarang KTM Austria jadikan pemakaian alat diagnostik KTM XC-2 jadi ketentuan penting di jaringan service dealer yang pasarkan produk line up KTM big bikes.
Diluar itu, dealer harus juga mempunyai standard mekanik yang disahkan serta bersertifikat KTM lnternasional, sesudah ikuti kursus di Mattighoven, Austria.
Sekarang PT PJLM sudah mempunyai mekanik tersertifikasi standar KTM Austria. Dengan mempunyai 3 level sertifikasi, yaitu bronze, silver serta top advance level (orange level), faksinya jamin service after sales service untuk motor besarnya akan diatasi dengan optimal serta profesional. Selain itu, PT PJLM pastikan spare parts ada di jaringan sah big bike KTM.
Dari 20 jaringan dealer yang dipunyai, ada 7 dealer spesial yang jual big bike serta akan diiengkapi KTM XC-2 Tool serta international certified mechanic.
“Kami tidak asal-asalan untuk servis. Kami ingin memberi yang paling baik. Sensor di big bike banyak sekali jadi memang seharusnya betul-betul dimengerti,” kata Karmanto, KTM Orange Level Training- Diagnostic.

Alat Hebat Untuk Servis
Kemauan PT Penta Jaya Pergerakan Motor (PJLM) untuk membuat motor di Indonesia akan selekasnya terjadi.
Presiden Direktur PT PJLM, Kristianto Gunadi memperjelas pabriknya akan mulai bekerja mulai Oktober tahun ini.
Siap membuat motor 400cc ke bawah, PT PJLM akui akan menyertakan vendor-vendor lokal untuk bikin elemen motor KTM.
“Untuk formasi parts lokalnya tentu ada, untuk besarnya itu seputar 10 %,” kata Kris di kantor pusat PT PJLM, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Meskipun KTM akan mulai lakukan lokalisasi Duke series serta RC series dibawah 400 cc, Kris memperjelas harga yang ditawarkan sekarang tidak penurunan, sebab bandrol yang ditawarkan sekarang telah sesuai dengan motor rakitan Indonesia.
“Tidak, sebab harga telah ‘ditekan’ dari dahulu. Duke 200 itu dahulu Rp58 juta saat ini kan tidak sampai Rp 38 juta,” tutur Kris.
Hadirnya pabrik di Tanah Air disadari Kris jadi loyalitas PJLM untuk customer KTM di Indonesia berkaitan produk serta beberapa surat.
“Terdapatnya pabrik, kami dapat men-speed-up dari proses dokumentasi. Jadi tidak ada form A. Jadi biaya semakin lebih efisien. Customer juga bertambah nyaman,” katanya.

